Saya Cinta Australia Selamanya ” Ucap Trump

Saya Cinta Australia Selamanya ” Ucap Trump – Presiden Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump selanjutnya berjumpa segera dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull. Trump menyebutkan keduanya begitu akrab dalam pertemuan itu, meskipun diawalnya dilaporkan pertikaian lewat telepon.

” Mereka menyampaikan kami bercakap lewat telepon dengan kasar. Kami tak alami pembicaraan telepon yang kasar. Cuma sedikit tersinggung. Namun tak apa-apa, ” ucap Trump dalam acara makan malam resmi berbarengan Turnbull, seperti ditulis Reuters, Jumat (5/5/2017) .

Trump serta Turnbull mengadakan pertemuan diatas USS Intrepid, satu kapal induk AS masa Perang Dunia II yang saat ini dilabuhkan serta jadikan museum di Manhattan, New York. Pertemuan yang di gelar pada Kamis (4/5) saat setempat ini adalah yang saat kali pertama mulai sejak berjalan insiden tutup telepon pada akhir Januari lantas.

Keduanya didampingi istri semasing waktu menghadiri acara makan malam resmi untuk memperingati 75 th. Pertempuran Laut Karang (Coral Sea) pada masa Perang Dunia II lantas. Waktu hadapi wartawan dalam session photo, keduanya di tanyai masalah insiden tutup telepon pada Januari lantas. Wartawan juga ajukan pertanyaan masalah persetujuan pengungsi pada ke dua negara. Trump serta Turnbull juga kompak tersenyum.

” Kami begitu akrab. Kami mempunyai jalinan yang mengagumkan, saya cinta Australia, selamanya, ” ucap Trump.

” Kita dapat melupakan persetujuan pengungsi serta bergerak maju, ” timpal Turnbull.

Trump menyebutkan persetujuan pengungsi sudah dibicarakan mulai sejak lama serta menyebutkan wartawan melebih-lebihkan berita masalah pembicaraan telepon dianya dengan Turnbull. ” Kami bercakap lewat telepon dengan baik. Maksud saya, kami bukanlah bayi, ” tutur Trump.

” Muda didalam hati, ” lebih Turbull.

Dalam pembicaraan telepon pada 28 Januari lantas, Trump dilaporkan mendadak tutup telepon karna berang waktu mengulas persetujuan penampungan pengungsi. Pembicaraan telepon yang dijadwalkan berjalan 1 jam itu disudahi sesudah cuma 25 menit.

Trump selanjutnya berkicau lewat Twitter dengan menyebutkan persetujuan itu sebagai ‘kesepakatan bodoh’. Kesepakatan masa pemerintahan Presiden Barack Obama itu menyebutkan AS bersedia menyimpan 1. 250 pencari suaka yang saat ini tertahan di kamp-kamp kepulauan Papua Nugini serta Nauru. Sebagai balasannya, Australia bakal menyimpan pengungsi dari El Salvador, Guatemala serta Honduras.

Selanjutnya, Trump berjanji bakal bertandang ke Australia sebagai Presiden AS nanti. Trump menyebutkan Australia sebagai ‘salah satu tempat yang hebat’ serta mengakui dianya mempunyai banyak rekan disana, satu diantaranya pegolf profesional Greg Norman yang turut diundang dalam pertemuan di USS Intrepid.