Riyad Mahrez Berkeinginan Akan Hengkang Dari Stadion King Power

Riyad Mahrez Berkeinginan Akan Hengkang Dari Stadion King Power – Riyad Mahrez mengharapkan Leicester City penuhi janji untuk biarkan pergi dari Stadion King Power pada akhir musim ini.

Mendekati dimulainya musim 2016-2017, ada kesepakatan pada Riyad Mahrez serta Leicester City. Kesepakatan itu diisi Mahrez diizinkan untuk pergi pada akhir musim ini.

Mahrez meyakini ia telah penuhi janjinya dengan menetap satu musim sesudah menolong club itu jadi juara Premier League musim lantas. Mahrez tak pergi atas keinginan eks manajer, Claudio Ranieri.

Saat ini, Mahrez bakal memohon manajemen club berjulukan The Foxes itu penuhi kalimat Ranieri serta biarkan keluar. Begitu, ia dapat tetaplah bermain di persaingan antarklub Eropa musim depan.

Diakui, Mahrez bakal dipasarkan dengan harga mahal. Barcelona senantiasa di kaitkan dengan Mahrez, demikian juga dengan club Perancis, Olympique Marseille.

Walau sekian, menurut The Telegraph, pemain berumur 26 th. itu bakal pilih untuk tetaplah bermain di Premier League.

Dua club rival London Utara, Arsenal serta Tottenham Hotspur, telah mengincar pemain sayap itu yang di bandrol oleh Leicester dengan harga kira-kira lebih 30 juta pounds.

Spurs telah bikin tawaran untuk Mahrez pada jendela transfer Januari 2017. Arsenal juga menawar mendekati musim ini sebelumnya Mahrez perpanjang kontrak di Leicester sampai 2020.

Karena tak ada buy-out clause, jadi Arsenal serta Spurs mesti jalankan negosiasi harga dengan Leicester.

Saingan Spurs serta Arsenal datang dari club London yang lain, Chelsea. London Biru ini akan berburu Mahrez, kalau mereka mesti jual Willian. Pemain yang dimaksud terakhir beritanya terasa frustrasi karna posisi regulernya diambil Pedro Rodriguez.