Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Supaya Di Perhatikan Lagi

Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Supaya Di Perhatikan Lagi – Nasib beberapa tenaga kerja Indonesia yang ada diluar negeri disuruh untuk lebih di perhatikan oleh pemerintah. Beberapa dari mereka memperoleh problem dari mulai pekerjaan yang tidak sesuai sama, sampai pada aksi penyiksaan.

Itu di ketahui lewat kunjungan Delegasi Komite III DPD RI yang di pimpin oleh Wakil Ketua Komite III DPD RI, Abdul Aziz ke shelter pekerja migran Indonesia bermasalah di KBRI Doha, Qatar pada Senin, tempo hari.

Sebagian masalah yang dihadapi tenaga kerja Indonesia di Qatar disikapi oleh GKR Ayu Koes Indriyah, senator dari Jawa Tengah. Dia memohon kasus-kasus itu supaya memperoleh perhatian dari pemertinah Indonesia.

” Kami memohon pemerintah untuk lebih memerhatikan pekerja migran Indonesia yang bermasalah, ” kata GKR Ayu dalam info tertulis, Selasa (29/5/2018) .

Salah seseorang TKW asal Jawa Tengah bernama Wasitri, bercerita problem yang dirasakannya di Qatar. Dia menceritakan memperoleh penyiksaan dari majikan perempuannya.

” Saya pernah minta pulang tapi tidak diberi, surat-surat di ambil, seringkali disiksa majikan wanita saat anak-anaknya tidak dirumah. Sampai sempat disetrika ” , jelas Wastiri.

Sekarang ini KBRI Doha, Qatar, menyimpan sekitaran 45 pekerja migran bermasalah yang masih tetap menanti penyelesaian masalah mereka, sampai sistem kepulangannya ke tanah air. Beberapa dari masalah TKI di Qatar banyak dikarenakan oleh sistem keberangkatan yang unprosedural. Yakni peletakan pekerja migran yg tidak lewat mekanisme berlaku yang sudah diputuskan oleh pemerintah Indonesia.

Atas hal tersebut, Senator Sulawesi Utara, Abdul Jabbar Toba, mengimbau supaya beberapa pekerja migran Indonesia yang bermasalah untuk kembali pada tanah air serta tidak gampang dipengaruhi bujukan orang.

” Janganlah gampang terbujuk janji yang muluk-muluk untuk bekerja diluar negeri, ” katanya.

Disamping itu, Ketua Delegasi Komite III DPD RI yang Senator dari Sumatera Selatan, Abdul Aziz, menyebutkan pihaknya tengah meninjau serta berusaha mencarikan jalan keluar atas persoalan yang dihadapi oleh beberapa TKI di Qatar.