Milner Adalah Seorang Pemimpin

Milner Adalah Seorang Pemimpin – Perform apik pemain debutan Naby Keita saat Liverpool mencukur West Ham United 4-0 di Stadion Anfield, minggu akhir lalu, tidak membuat Pelatih The Reds Juergen Klopp menggusur pemain senior James Milner.

Klopp menjelaskan selama-lamanya ada tempat untuk Milner di tempat tengah Liverpool. Saat Liverpool menantang tuan-rumah Crystal Palace FC di Selhurst Park, Selasa (21/8) pagi hari, Milner akan bahu-membahu berbarengan Keita yang dibeli dari RB Leipzig beberapa 52, 75 juta poundsterling atau sama juga dengan Rp477 miliar untuk bikin tempat serang The Reds.

“Kami berkata berkaitan Keita. Meskipun baru, dia bagus, “ kata Klopp, diambil Express. “Tapi, Milner membuat langkah besar dalam tiga tahun terakhir dan itu lah yang sebenarnya. Saya tidak ingin menilainya karirnya. Akan tetapi, merasa itu adalah event ter baik dalam karirnya, ” papar man tan pelatih Borusia Dortmund itu.

Klopp menjelaskan, Milner ialah pemain senior yang exclusive. Pemain yang dibesarkan Leeds United itu mampu me mainkan banyak fungsi di lapangan. Kemampuan Milner dinilai tidak dimiliki pemain berlainan. “Ketika baru, itu fantastis. Akan tetapi, apa yang telah Anda miliki harus dibuktikan lebih baik lagi. Kami banyak persediaan pemain tengah. Dari sana ada Fabinho, Adam Lallana, dan Xherdan Shaqiri. Tetapi, Milner dan Keita yang saat ini begitu siap, ” ujarnya.

Milner sempat bersinar saat membawa dua gelar Liga Primer berbarengan Manchester City. Tentang usia, 32, membuat persaingan perebutan mempertandingkan tempat utama di Liverpool sempat terasa berat untuk Milner.

Tetapi, sisa punggawa tim nasional Inggris itu tidak pingin patah semangat. Dia selalu mengupayakan tampil baik untuk memikat hati Klopp. “Saya telah membiarkan satu pertandingan pada tahun lalu karena cedera dan itu pertandingan liga terakhir musim ini. Tubuh tentu saja bertahan. Saya merasa sangat baik dan fit. Saya ingin bermain di masing-masing pertandingan. Akan tetapi, itu tak akan berjalan. Saya yakini dan Anda perlu merotasi agar sukses dengan adanya banyak game yang kami miliki. Dengan kualitas yang ada di dalam scuad, saya yakini itu akan berjalan, ” katanya.

Milner mengaku saat ini ambisi terbesarnya adalah meraih sukses berbarengan Liverpool. “Hal terbesar buat saya adalah saya ingin sukses di Liverpool. Saya ingin mencetak kemenangan piala dan saya ingin menjadi bagian dari itu, ” tuturnya.

Diluar itu, Manajer Crystal Palace Roy Hodgson berharap fans tidak sangat mengatakan pujiannya pada pemain muda Aaron Wan-Bissaka yang tampil cemerlang saat The Eagles menang 2-0 atas Fulham, minggu akhir waktu itu. Pemain jebolan timnas Inggris U-20 itu dinilai masih terlalu muda sampai rawan alami ketidakstabilan mental. Hodgson berharap media dan fans tidak menumpuk pujian terlalu tinggi pada bek kanan itu agar tidak memikul derita keinginan sangat berlebihan.

“Selalu menyenangkan pada saat salah satunya pemain Anda bermain bagus dan beri hasil maximum. Saya sangat bahagia. Akan tetapi, saya masih berpikir lebih baik buat kami biarlah selalu belajar dan berkembang tanpa memberi pujian sangat berlebihan. Dia (Wan-Bissaka) harus tampil lebih bagus saat melawan Li verpool, ” kata Hodgson