Kurang Diminati Penumpang PT Pelni Alihkan Ke Sektor Pariwisata

Kurang Diminati Penumpang PT Pelni Alihkan Ke Sektor Pariwisata – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) telah satu tahun lebih akhir-akhir ini mengarah segmen terkecuali angkutan orang yaitu pariwisata serta logistik.

Hal itu dikerjakan, karena pendapatan Pelni selalu alami penurunan dari angkutan orang pada sekitaran 90 pelabuhan se-Indonesia.

” Trennya alami penurunan karna ada bandara serta yang lain. Dari bagian perlakuan lebih enak. Namun dari bagian pendapatan turun, ” kata Direktur Paling utama PT Pelni Elfien Guntoro di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (17/6/2017).

Pelni lihat pasar pariwisata serta logistik itu cukup mungkin jadi usaha hari esok. Untuk pasar pariwisata telah dirintis mulai sejak 2014 lantas sedang untuk logistik barang dirintis pada 2015.

” Kita buka usaha baru di barang serta layanan. Ini yang perlu kita lakoni jadi usaha hari esok. Telah jalan serta prospeknya bagus, ” kata dia.

Elfien berujar, pihaknya tengah coba mengubah mindset umum yang cuma lihat PT Pelni jadi operator angkutan orang. Walau sebenarnya, kata dia, PT Pelni sekarang ini tidak cuma menggerakkan usaha itu.

” Kita ada paket wisata, lifestyle. Kita ada paket barang. Maka dari itu kita cobalah ganti mindset. Orang naik kapal Pelni tidak cuma tiba di tujuan saja. Namun saat ini juga harus memerhatikan bagian lifestyle, ada nilai lebih, ” tutur dia.

Walau dua pasar baru PT Pelni itu baru disukai oleh korporasi serta grup spesifik ke beberapa daerah spesifik tetapi, keuntungannya dinilai cukup menjanjikan.

” Ada korporate. Ada rombongan grup. Lokasi yang jadi primadona banyak. Karimun Jawa teratur, Raja Ampat juga. Memanglah kita kluster masuk ke beberapa daerah wisata, ” kata Elfien.

” Th. lantas kita masih tetap bisa 3 % dari keuntungan untuk wisata. Th. ini semoga 5-10 % dapat bisa dari wisata. Bila barang mudah-mudahan dapat 10-15 %, ” lebih dia.

Manfaat mensupport usaha baru di dua pasar itu. PT Pelni, sudah menghadirkan satu kapal barang memiliki 520 TEUs dari Turki pada November th. lantas. Kapal itu dihadirkan dengan nilai sebesar Rp 62 miliar.

Dana itu didapat dari Penyertaan Modal Negara (PMN) 2015. Lima kapal barang lagi gagasannya akan dihadirkan dengan nilai Rp 500 miliar dari aturan PMN.

” Nah maka dari itu dari situ kita mesti mengatur agar kita diberi pagu (PMN). Namun kita juga tidak mau sangat membebani pemerintah, ” kata Elfien.

Disamping itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Michael Wattimena berasumsi berkurangnya jumlah penumpang serta beralihnya PT Pelni ke pasar beda yaitu hal yang umum.

” Itu dinamika industri tranportasi. Ini tidak mengganggu, volume dari penumpang yang ada, ” kata Michael.

PT Pelni memperkirakan jumlah pemudik yang memakai kapal laut turun dua % th. ini. Penurunan itu karena beberapa aspek seperti banyak bandara yang baru di buka di beberapa daerah di Tanah Air.

Aspek yang lain yaitu pendapatan orang-orang yang alami penurunan. Di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan timur umpamanya, turunnya pemakai layanan pelayaran adalah imbas dari lesunya usaha perkebunan serta batu bara di lokasi itu.

Sepanjang arus mudik serta arus balik lebaran 1438 Hijriyah, PT Pelni diprediksikan mengangkut 557. 687 penumpang. Karenanya, perseroan akan menjalankan 26 kapal trayek Nusantara serta 46 kapal perintis.

Sasaran jumlah pemudik yang diangkut PT Pelni itu lebih rendah di banding th. lantas yang sejumlah 568. 739 pemudik. Bahkan juga di th. 2015 Pelni mengangkut 683. 793 pemudik.