Kpk Akan Tindak Lanjuti Nama Baru

Kpk Akan Tindak Lanjuti Nama Baru – Setya Novanto memanggil jejeran nama yg terima aliran duit e-KTP. Terdakwa persoalan korupsi project e-KTP itu mengakui tahu perihal aliran dana itu dari narasi Made Oka Masagung, Andi Agustinus dengan sebutan lain Andi Narorong, serta Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Tujuh nama yg dimaksud Novanto yakni Chairuman Harahap, Melchias Markus Mekeng, Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, Ganjar Pranowo, Pramono Anung, serta Puan Maharani. Memang ada 1 nama kembali yakni Jafar Hafsah, akan tetapi Novanto tak terlampau sangat percaya lantaran beberapa waktu terakhir ini mengetahuinya.

” Oka memberikan dia menyerahkan duit ke dewan, saya bertanya ‘wah utk siapa’. Disebutlah tak kurangi rasa hormat, saya mohon maaf, kala itu ada Andi utk Puan Maharani 500 ribu serta Pramono 500 ribu dolar, ” kata Novanto kala menekuni pengecekan menjadi terdakwa persoalan korupsi project e-KTP dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (22/3/2018) .

” Pertama merupakan utk Komisi II Pak Chairuman (Harahap) beberapa 500 ribu dolar serta utk Ganjar (Pranowo) udah dipotong oleh Chairuman, serta utk keperluan pimpinan banggar udah berikan juga ke Melchias Mekeng 500 ribu dolar, Tamsil Linrung 500 ribu dolar, Olly Dondokambey 500 ribu dolar salah satunya lewat Irvanto, ” tambah Novanto.

Dari penjelajahan, beberapa nama itu memang udah nampak sejak mulai dakwaan 2 terdakwa persoalan korupsi e-KTP yakni Irman serta Sugiharto. Akan tetapi, 2 nama yakni Pramono serta Puan menjadi ‘tokoh baru’ dalam pusaran persoalan e-KTP berkat baru kesempatan ini nampak.

Dicek dalam dakwaan terdakwa yang lain yakni Andi Agustinus dengan sebutan lain Andi Narogong, nama Puan serta Pramono juga tdk ada. Tidak hanya itu, nama keduanya juga tdk ada dalam surat dakwaan Novanto.

Dalam perkara ini Novanto didakwa laksanakan intervensi dalam sistem penganggaran serta pengadaan barang/layanan project e-KTP. Novanto juga didakwa terima USD 7, 3 juta lewat keponakannya Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, serta orang kepercayaannya, Made Oka Masagung.