Kosleting listrik, 1 Ruko Konter HP Di Purworejo Hangus Terbakar

Kosleting listrik, 1 Ruko Konter HP Di Purworejo Hangus Terbakar – Satu ruko konter Handphone di Purworejo Jawa Tengah, terbakar hebat. Tdk ada korban jiwa dalam moment itu, dan bangunan yg terbakar ludes berbarengan banyak barang di dalamnya.

Kebakaran berjalan pada Senin (25/12/2017) awal hari di Jl Letjen Suprapto, kompleks ruko pasar Suronegaran, Kecamatan Purworejo. Beroleh laporan itu, petugas damkar Purworejo segera meluncur ke area peristiwa utk madamkan barah.

” Ya ada laporan warga apabila ada kebakaran, sesudah itu petugas damkar piket regu A segera meluncur ke area serta segera mengusahakan memadamkan barah, ” kata Kasie Damkar Purworejo, Sumaji kala dihubungi detikcom, Senin (25/12/2017) .

Kebakaran dikira karna korsleting listrik yg berjalan pada atap bangunan. Menyaksikan peristiwa itu, seseorang warga, Roni (16) segera memberikan laporan perihal tersebut terhadap petugas damkar.

” Saksi menyaksikan barah diatas area ruko konter HP yg dikira datang dari korsleting listrik, lantas segera ke kantor utk memberikan laporan kebakaran itu, ” lanjut Sumaji.

Setidaknya 3 unit mobil damkar serta belasan petugas damkar yg dibantu personel TNI serta Polri diterjunkan utk memadamkan barah. Barah baru dapat dijinakkan sehabis seputar 2 jam lantas, akan tetapi bangunan serta berisi udah ludes terbakar.

Satu buah Ruko di Pasar Suronegaran Purworejo Ludes Terbakar. Satu buah ruko di Pasar Suronegaran Purworejo ludes terbakar. Poto : Rinto Heksantoro/detikcom

” Ada 3 unit mobil damkar kami kerahkan. Apinya benar-benar cukup besar serta baru dapat padam seputar 2 jam. Walaupun udah padam, akan tetapi kami masihlah laksanakan penyemprotan utk pendinginan serta lokalisir barah biar tak berjalan pemanasan kembali serta merembet, ” ujarnya.

Sampai sekarang belum pula didapati siapa yang miliki konter HP itu lantaran dikira konter dalam situasi kosong serta yang miliki ada dirumah. Kerugian materiil karna kebakaran juga belum pula didapati lantaran masih tetap dalam sistem penghitungan.