Bapak Tiri Tega Mencabuli Anaknya Selama Lima Tahun

Bapak Tiri Tega Mencabuli Anaknya Selama Lima Tahun – Udara nafsu kuasai pikiran, JS (31) , seseorang papa tiri yg tega mencabuli anak dari istrinya. Bahkan juga, pria yg tinggal di sebah desa di Kota Dumai Propinsi Riau ini memaksa anak tirinya itu utk terjalin tubuh sepanjang 5 th. terakhir.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan menyampaikan, pemeran udah di tangkap atas laporan korban serta keluarganya. Pernyataan tersangka, dia tetap memaksa korban utk menuruti nafsunya berkat sang istri enteng letih kala terjalin tubuh.

” Andaikan korban tak ingin, pemeran tdk segan-segan menyakiti korban serta mengintimidasi bakal menyakiti ibunya, ” kata Restika terhadap, Jumat (4/5) .

Walaupun sebenarnya, korban yg masihlah berumur 14 th. itu tengah meniti pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama. Perbuatan bejat itu dilaksanakan JS sejak mulai korban masihlah Sekolah Basic.

” Korban mengakui dipaksa pemeran sepanjang 5 th. sejak mulai 2013 selanjutnya sampai April 2018 tanpa ada sepengetahuan ibunya, ” kata Restika.

Terhadap polisi, JS mengakui awalannya cuma meraba badan putri tirinya. Akan tetapi lama kelamaan nafsu pemeran mencapai puncak sampai memaksa korban utk laksanakan perbuatan itu.

JS juga mengakui itu di lakukannya lantaran sang istri enteng letih kala terjalin tubuh dengannya. Perihal tersebut jadi argumen baginya utk mencabuli putrinya.

” Pemeran tidak mengerti berapakah kali udah laksanakan pelecehan seksual kepada putri tirinya, lantaran terus-menerus serta udah sejak mulai lama berjalan, ” ucap Restika.

Sampai selanjutnya, korban tdk tahan kembali dengan perbuatan pemeran serta memberikan laporan peristiwa itu terhadap ibunya. Emosi mendengar pernyataan polos sang anak, ibu korban selanjutnya memberikan laporan pemeran ke Polres Dumai.

” Sehabis terima laporan, petugas segera laksanakan penyelidikan serta sukses menangkap pemeran tanpa ada perlawanan, ” kata Restika.

Sekarang, JS mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Dumai utk mempertanggungjawabkan tingkah lakunya. Polisi menjerat JS dengan Undang-undang perlindungan anak.

” Pemeran dijerat Undang-undang no 35 th. 2014 perihal perlindungan anak dibawah usia, ancamannya hukuman penjara diatas 10 th., ” pungkas Restika.